PLTS Siap Digarap PTPN III & Pertamina Power di KEK Sei Mangke

zehrabilgisayar.net, migas – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) bersama dengan PT Pertamina Power Indonesia melakukan pengembangan terhadap pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 2 megawatt (MW) di Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Program yang menggunakan energi ramah lingkungan atau yang dikenal dengan Green Economic Zone ini dilakukan dalam upaya mendukung pemerintah untuk mengoptimalkan potensi energi terbarukan (renewable energy) nasional dan juga menerik minat investor di KEK Sei Mangkei.

M. Abdul Ghani, Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menuturkan bahwa energi terbarukan ini dihasilkan oleh sumber daya energi yang secara alami dan juga tidak akan habis, bahkan akan terus berkelanjutan jika dikekola dengan baik.

PTPN Group bersama dengan PT Pertamina Power Indonesia akan mengoptimalkan pemanfaatan renewable energy ini secara optimal di Indonesia, ucap Ghani, Senin (2/11/2020).

Ghani menjelaskan bahwa energi matahari jauh lebih ramah lingkungan dari pada menggunakan bahan bakarfosil. Sekarang, terdapat 90 persen energi di Indonesia masih menggunakan energi berbahan fosil seperti baru bara, minyak bumi, gas alam, sementara sisanya kurang dari 10 persen yang menggunakan sumber energi terbarukan.

Kerja sama untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Sei Mangkei, Sumatera Utara, adalah sinergi lanjutan yang dilakukan oleh PTPN III dengan PT Pertamina Power Indonesia. Dimana sebelumnya, sudah terjalin kerja sama bangun guna serah Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dengan kapasitas sebesar 2,4 megawatt (MW) di KEK Sei Mangkei.

Sejak peroperasi pada bulan Januari 2020 sampai sekarang, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei sudah menghasilkan tenaga litrik sebesar 6.923.140 kWh serta telah menyediakan pasokan listrik untuk memenuhi seluruh kebutuhan listrik penyewa-penyewa investor di KEK Sei Mangkei.