Kementerian Pertanian Memperoleh Tambahan Anggaran Belanja Sebesar Rp 1,72 Triliun di Tahun 2020

zehrabilgisayar.net, pertanian – Kementerian Pertanian dapat Anggaran Belanja Tambahan di tahun 2020 sebesar Rp 1,72 triliun. Realisasi terbesar dialokasikan untuk antisipasi kekurangan pangan akibat Corona melalui program Food Estate di Kalimantan Tengah (Kalteng) yang terus dikebut di akhir tahun ini.

“Kami sampaikan, bahwa Kementerian Pertanian pada tahun 2020 ini mendapat anggaran belanja tambahan sebesar Rp 1,72 triliun. Fokusnya saat ini adalah untuk antisipasi kekurangan pangan melalui Food Estate yang terus dipercepat,” kata kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di Komplek Parlemen.

Rincian ABT Kementan tersebut dialokasikan untuk pembiayaan tiga kegiatan utama yaitu sebagai berikut :

  1. Dukungan swasembada gula tahun 2020 – 2023 sebesar Rp 137,39 miliar.
  2. Pembiayaan program Food Estate di Kalimantan Tengah senilai Rp 1,45 triliun. “Dalam rencana ada program lahan intensifikasi seluas 30.000 hektare, perluasan areal tanam baru di 18 provinsi, hingga Food Estate bagi holtikultura,”jelasnya.
  3. Percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) melalui program padat karya. “Diantaranya rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) dan perbaikan jalan usaha tani atau (JUT),” lanjutnya.

Syahrul menambahkan, per 11 September 2020, realisasi anggaran kementan tahun ini baru mencapai Rp 8,49 triliun. Realisasi itu setara 60,43 persen dari total pagu Rp 14,06 triliun.

Namun, realisasi anggaran diklaim akna meningkat dalam waktu hingga Rp 9,66 triliun atau di setara 68,75 persen. “Perhitungan ini berdasarkan outstanding kontrak sebesar Rp 1,16 triliun yang akan segera dibayarkan,” tutupnya.