Bertumbuhnya Bisnis Pertanian Selama Pandemi COVID-19

zehrabilgisayar.net, pertanian – Dalam dua tahun ke depan bisnis yang diperkirakan masih bisa berjalan dengan baik menurut menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo adalah bisnis pertanian. Karena setelah ditelusuri, bisnis tersebut terus mengalami peningkatan dilihat dari perkembangan ekspornya.

“Selama pandemi COVID-19 berdasar data yang ada, ekspor yang tumbuh hanya sektor pertanian,” ujar Syahrul, Senin (27/7/2020).

“Dilihat dari hasil pertanian, yang menjadi andalan saat ini yaitu karet, kakao dan terakhir kelapa sawit. Untuk ekspor pertanian ke depannya kita harus bisa mencapai 1000 triliun dibadningkan tahun 2019 yang mencapai Rp 400 triliun sehingga diharapkan mengalami peningkatan sebesar 300%,” imbuhnya.

Surplus berdasar neraca dagang pertanian adalah sebesar Rp 55,09 triliun. Dari angka yang diperoleh tersebut,untuk komoditas tanaman pangan diketahui telah menyumbang Rp 52,07 triliun, selanjutnya hortikultura dan peternakan telah menyumbang masing-masing sebesar Rp 11,81 triliun dan Rp 20 triliun. Dan yang terakhir penyumbang terbanyak yaitu komoditas perkebunan sebesar Rp 138,76 triliun.

Para pengusaha terutama bagi kalangan generasi milenial menurut Mardani H. Maming yang merupakan Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) agar mereka bisa didorong untuk terjun langsung didunia bisnis terutama sektor pertanian.

Potensi yang besar menurut Mardani bisa didapatkan di sektor pertanian karena menurut Mardani sektor tersebut mampu menyelamatkan negara dari ancaman krisis global dan merupakan sektor utama karena memiliki tingkat prioritas dalam menghadapi pandemi COVID-19.

Akses bisnis bisa semakin terbuka lebar karena adanya perkembangan teknologi dan alat mesin pertanian yang begitu pesat. Selain itu menurut Mardani bisa menerapkan konsep family farming menjadi sebagai lahan hidroponik dan aeroponik yang bisa diterapkan di kota-kota padat penduduk karena hanya memanfaatkan lahan sempit.

Anggawira yang diketahui merupakan Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) menghimbau agar seluruh petani di daerah didorong dalam pemanfaatan perkembangan teknologi dan informasi dalam meningkatkan produksi.

Kemudian Benny Soetrisno selaku Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang Perdagangan mengatakan sektor pertanian saat krisis dan pandemi COVID-19 melanda dunia merupakan penyumbang kontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi. Karena itulah para pengusaha didorong untuk terjun pada bisnis yang bergerak di sektor pertanian