ESDM : Gas Berbahan Baku Batu Bara Bisa Digunakan di Kompor Elpiji !

zehrabilgisayar.net, migas – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral saat ini sedang fokus melakukan pengembangan gasifikasi batu bara untuk menggantikan elpiji. Melalui hasil uji coba, gasifikasi dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga masyarakat.

Kepala Balitbang Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, gas yang berbahan baku campuran DME 20 persen dan elpiji 80 persen dapat digunakan kompor gas yang saat ini sudah dipakai oleh masyarakat.

“Secara teknis kami dapat memastikan DME 20 persen dengan 80 persen elpiji ini bisa menggunakan kompor elpiji atau kompor eksisting,”ujarnya.

Meski demikian, Dadan mengakui, penggunaan gas campuran tersebut lebih boros dibandingkan dengan gas murni elpiji. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, gas campuran membutuhkan konsumsi bahan bakar yang lebih besar dibanding elpiji apabila menggunakan kompor gas peruntukan elpiji.

“Memang elpiji lebih sedikit mengkonsumsi bahan bakar dibanding DME,” katanya.

Dadan menjelaskan, perbandingan nilai kalori DME dengan elpiji adalah sebesar 1 berbanding 1,6. Namun, dengan adanya kandungan oksigen yang dimiliki DME, pembakaran menjadi lebih baik dibandingkan dengan elpiji, sehingga terjadi efisiensi bahan bakar.

Terkait dengan harga gas DME, Dadan sendiri belum bisa memastikan, karena harga bahan baku yang dibutuhkan masih terus bergerak. Namun ia dapat memastikan harga gas dengan bahan baku batu bara akan jauh lebih murah dibandingkan elpiji.

“Karena kandungan energinya jauh lebih sedikit,” ucapnya.

Kementerian ESDM tengah fokus mengembangkan gasifikasi. Salah satu alasanya adalah untuk menekan laju impor elpiji yang terus bertumbuh setiap tahunnya.