Impor Terus Masuk, Harga Bawang Putih Berangsur Turun

zehrabilgisayar.net, pertanian – Ketua Umum Perkumpulan Pelaku Usaha Bawang Putih dan Sayuran Umbi Indonesia Valentino mengatakan Pusbarindo telah mencatat impor bawang putih China hingga 91 ribu ton selama 2.5 bulan terakhir.

Dengan arus yang demikian ia memastikan harga bawang putih di Indonesia akan semakin murah.

“Dari data yang kami peroleh, total bawang putih konsumsi yang sudah dikirim dari China ke Indonesia sejak 16 Maret sudah 91 ribu ton,”ujar Valentino.

Valentino menyatakan bahwa jumlah ini akan terus bertambah hingga tanggal 31 Mei 2020 bahkan hingga akhir Lebaran. Sehingga harga bawang putih akan lebih turun dari bulan-bulan sebelumnya.

Dirinya mengakui, bawang putih sempat langkah hingga menyebabkan harga melonjak.

“Akhirnya, Kementerian Pertanian menerbitkan RIPH bawang putih, lalu Kementerian Perdagangan melakukan relaksasi impor bawang putih. Kemudian, kami para importir Pusbarindo langsung melaksanakan impor dan mendistribusikannya ke seluruh Indonesia,” jelas Valentino.

Valentino kembali melanjutkan untuk menjaga harga, maka kelancaran supply komoditas harus dijaga, karena begitu pasokan menipis, harganya akan langsung naik. Oleh karenanya, penerbitan rekomendasi dan izin impor harus ditentukan oleh waktu yang tepat.

Disamping itu dalam kondisi yang sekarang, penyebaran virus Corona tentu membuat distribusi komoditas jadi terhambat. Apalagi Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan sehingga prosesnya akan lebih lama.

“Kemudian masalah lainnya yang harus dicarikan solusi adalah kesulitan para petani bawang putih khususnya Temanggung untuk memasarkan hasil panennya sebagai benih bawang putih lokal,” tandas Valentino.