Cara Membuat Kebun Tanam Hidroponik di Rumah

zehrabilgisayar.net, pertanian – Hidroponik adalah teknik bercocok tanam tanpa media tanah dan menggunakan air. Meski demikian, memiliki tanaman hidroponik tidak membutuhkan banyak air seperti saat menanam menggunakan media tanah. Tanaman hidroponik cocok bagi kamu yang ingin menghemat air, atau tinggal di daerah yang tidak memiliki banyak pasokan air.

Bukan hanya membuat taman vertikal, membuat kebun berisi tanaman hidroponik pun tidak sesulit yang dibayangkan. Bahan-bahannya mudah ditemukan di pasaran, misalnya saja pralon dan gelas plastik. Untuk kamu yang tertarik, langsung saja simak cara yang akan Kania jelaskan berikut ini!

  1. Mempersiapkan alat dan bahan untuk kebun tanaman hidroponik

Untuk membuat tanaman hidroponik, anda perlu membutuhkan pipa paralon dengan diameter 3 inci, gelas plastic, penyampung paralon, penutup paralon, gergaji, selang, pompa aquarium, alat solder, alat bor, air, spons, dan biji tanaman hidroponik.

  1. Melubangi pipa paralon untuk tanaman hidroponik

Gunakan bor untuk membuat lubang di sepanjang pipa paralon yang sudah disiapkan untuk tanaman hidroponik. Sesuaikan lubang pipa dengan ukuran gelas plastik yang akan kamu gunakan. Sebaiknya, beri jarak antar lubang sekitar 20 cm agar tanaman tidak saling terjepit.

Lakukan hal serupa dengan 1 buah pipa paralon lagi. Tutup salah satu ujungnya dengan penutup paralon dan hubungkan lubang lainnya dengan pipa paralon lain menggunakan penyambung pipa. Setelah itu, kunci ujung pipa dengan penutup paralon.

  1. Melubangi gelas plastic untuk tanaman hidroponik

Berikutnya kamu harus melubangi gelas plastik untuk tanaman hidroponik. Alat untuk mempermudah kamu dalam proses ini adalah alat solder. Jika kamu tidak memilikinya, lubangi saja dengan cutter atau pisau.

Setelah itu, letakkan gelas-gelas plastik tersebut ke dalam lubang pipa paralon yang sudah dibuat sebelumnya. Sisakan satu lubang untuk jalur pemberian nutrisi tanaman hidroponik yang berbentuk cair

  1. Memasang pompa air untuk kebun tanaman hidroponik

Gunakan selang dan pompa air untuk mengairi tanaman hidroponik yang akan kamu tanam nantinya. Cara kerjanya akan mirip dengan sistem irigasi. Ini berlaku jika kamu menerapkan hidroponik dengan teknik drip system. Jika kamu memakai teknik sumbu, tidak perlu menggunakan pompa air.

Pompa air ini tidak perlu dinyalakan sepanjang waktu. Cukup pada pagi hari saja untuk menghemat air dan listrik. Selain itu, kamu juga harus mencermati ketinggian air. Jangan sampai memenuhi paralon karena tanaman bisa mati akibat kekurangan oksigen.

  1. Meletakkan bibit tanaman hidroponik

Jika tempatnya sudah siap, kini saatnya kamu meletakkan bibit tanaman hidroponik. Siapkan spons yang sudah dipotong seukuran gelas plastik, kemudian letakkan bibit tanaman di atasnya.

Selanjutnya, kamu hanya perlu meletakkan spons tadi ke dalam masing-masing gelas plastik. Penggunaan spons sangat direkomendasikan karena mampu menyerap air lebih lama.

  1. Memberikan larutan nutrisi pada tanaman hidroponik

Agar tanaman hidroponik bisa tumbuh dengan subur, anda perlu memberikan larutan nutrisi secara rutin. Larutan nutrisini ini bisa anda beli di took ataupun buat sendiri. Untuk membuat larutan nutrisi tanaman hidroponik sendiri, anda bisa menggunakan dedaunan, bekatul, kotoran hewan ternak, gula merah, bioaktivator, dan air.

  1. Tanaman yang cocok untuk kebun tanaman hidroponik

Tidak semua tanaman bisa tumbuh subur dengan cara hidroponik. Pada umumnya yang sering ditanam secara hidroponik adalah sayuran dan buah. Tanaman hiduoponik yang bisa anda tanam di kebun dan tumbuh subur adalah sawi hijau, kalian, selada hijau, buncis, pare, pokcoy, bayam, dan stroberry. Sesuaikan ukuran pipa dan jarak antara lubang dengan besarnya tanaman hidropomik yang akan anda tanam.