Beberapa hal terpenting dalam budidaya ikan

zehrabilgisayar.net, peternakan – Pengertian dari budidaya ikan adalah memelihara ikan yang bertujuan untuk dikembangbiakkan dan dijadikan usaha yang dapat menghasilkan bibit ikan dan uang bagi para pelaku usaha.

Untuk mendapatkan dan memenuhi budidaya peternakan ikan ini ada beberapa factor yang dapat mempengaruhi, antara lain:

  • Penyediaan benih
  • Pembuatan tempat pemeliharaan
  • Pengairan
  • Pakan / pemupukan
  • Pengendalian penyakit dan hama
  1. Penyediaan benih

Benih merupakan hal yang utama yang perlu kita perhatikan, karena benih yang bagus penting untuk memperoleh produksi yang tinggi. Benih tersebut harus cukup umur sebelum dilepaskan kedalam wadah seperti dikolam.

  1. Pembuatan tempat pemeliharaan

Tempat pemeliharaan bisa berbagai macam yaitu kolam, empang, tambak, keramba, drum/tong. Akan tetapi ada hal yang perlu diperhatikan yaitu luas tempat pemeliharaan dengan jumlah bibit yang dipelihara harus sesuai, karena jika terlalu padat maka akan mengakibatkan ikan yang mati karena terlalu sesak.

Sebelum kita membuat tempat pemeliharaan terlebih dahulu kita harus tahu tentang karakteristik ikan, karena hal itu sangat berkaitan. Misalnya ada ikan yang senang merusak pematangan, ada juga ikan yang suka bertelur didasar kolam dan terkadang ada juga ikan yang suka bertelur di tempat tersembunyi. Ikan yang suka merusak pematangan maka harus dibuat kolam yang di semen. Ikan yang membutuhkan intensitas cahaya yang sedikit maka perlu ditanam – tanaman air. Pokoknya semua ini adalah hal yang penting kita ketahui agar ikan dapat berkembang biak degan baik.

Untuk jenis ikan tertentu, seperti ikan lele dan ikan mas, memerlukan beberapa jenis kolam yang sesuai dengan kegunaannya. Kolam tersebut antara lain kolam pemijahan, kolam penetasan telur, kolam pedederan, kolam penyimpanan induk, kolam pemberokan, dan kolam pembesaran yang dimana kolam pembesaran lebih besar daripada kolam yang lain.

  1. Pengairan

Tanpa air tidak mungkin budidaya ikan akan terlaksana, oleh karena itu sumber air harus bisa selalu bisa dijaga debitnya dikolam jangan terlalu banyak karena bisa – bisa ikan hanyut terbawa aliran dan  pada saat musim kemarau harus dilakukan penambahan agar tidak terjadi kekeringan. Selain itu kebersihan air di kolam harus selalu dijaga, karena jika air keruh terkena lumpur dan menimbulkan bau maka dapat mengurangi nafsu makan ikan, lain hal nya karena keruh ditumbuhi plankton, ganggang hijau/ lumut air.

  1. Pakan dan Pemupukan

Peranan pakan sangat penting bagi budidaya ikan, karena ini menyangkut dengan hasil yang diberikan. Bila pakan hanya diberikan seadanya makan hasil yang diberikan tidak akan maksimal. seperti contoh ikan mas yang menggunakan teknik kolam air deras, ikannya lebih besar dan lebih gemuk, hal ini disebabkan ikan bergerak lebih lincah dan cepat lapar sehingga akan memakan pakan yang diberikan. Tetapi ada satu hal yang terpenting juga pakan yang iberikan harus mempunyai nilai gizi yang bagus, karena jika kurang bagus maka akan sia-sia juga, tetap saja pertumbuhannya akan lambat dan tidak didapatkan hasil yang maksimal.

Protein, lemak dan karbohidrat adaalah hal yang paling penting yang terdapat dalam pakan ternak ikan. Protein dan lemak adalah hal yang palking mutlak yang harus terdapat didalam pakan ternak ikan,  sedangkan karbohidrat tergantung terhadap jenis ikannya. Karbohidrat hanya dibutuhkan 9% untuk pakan ikan buas (karnivora), sedangkan ikan pemakan campuran (omnivora) 18,6%, dan ikan pemakan tumbuhan (herbivora) 61%.

Sekarang ini telah banyak jenis pakan yang tersedia dipasaran yang sesuai dengan kebutuhan ikan yang berbeda-beda. Pakan yang bentuknya dalam larutan cocok untuk burayak (anak) ikan dan udang yang berumur 3 – 20 hari.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama yang mengganggu budidaya ikan sangat bermacam-macam dari ikan buas/ liar, ular, kepiting, burung pemakan ikan, dan lain-lain. tentu saja ada cara untuk membasmi hama ini, kita dapat menggunakan bahan yang beracun dari organik seperti tepung biji teh yang mengandung saponin, akar tuba yang mengandung racun rotenon, atau tembakau yang mengandung racun nikotin. Untuk tambak atau kolam ikan yang ingin kita sterilkan dari hama tersebut tidak dianjurkan menggunakan racun dari pabrikan karena mempunyai daya tahan didalam kolam atau tambak yang tentu saja akan mengakibatkan bibit ikan yang kita tabur mati.

Sedangkan hama yang menyerang pematang seperti kepiting dan ketam dapat menggunakan karbid dan abu sekam, dan burung dapat diatasi dengan cara dipasang jaring diatas kolam sedang ular dapat diatasi dengan cara memberikan pagar kawat dipinggir kolam.

Selain dari hama terdapat juga penyakit yang menyerang ikan yang berasala dari protozoa, bakteri, cendawan atau virus. Untuk dapat mengatasinya dapat menggunakan bahan kimia dengan residu yang rendah seperti Malachit Green, garam dapur, kapur, KMnO4, Lysol, dan formalin.

hal yang paling penting untuk pengendalian penyakit adalah menjaga kebersihan air serta kebersihan sekitar kolam dan tambak.