Menteri ESDM, Arifin Tasrif Yakin Produksi Migas Indonesia Akan Semakin Meningkat

www.zehrabilgisayar.net, migas – Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif melihat PT Pertamina saat ini telah menunjukkan perubahan lebih aktif dalam kegiatan pencarian minyak dan gas bumi.

“Kami melihat bahwa Pertamina kini memiliki kapasitas yang sangat aktif sangat jauh berbeda dengan yang dulu. Sekarang ia lebih pro aktif dalam mendapatkan material,” kata arifin.

Menurut dia, Indonesia masih memiliki banyak peluang dalam peningkatan produksi migas, hanya saja banyak potensi yang belum tergarap. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh Pertamina adalah dengan cara melakukan survei seismik 2D Komitmen Kerja Pasti Wilayah Kerja Jambi Merang.

“Survei Seismik merupakan salah satu upaya. Kerja yang satu ini memang memiliki skala yang signifikan karena dilihat dari nilai perekonomian dan potensi yang ada,” jelas Arifin.

Arifin mengungkapkan, survei seismik 2D ini berfungsi untuk mencari potensi kandungan migas, tidak hanya dilaksanakan oleh KKP Jambi Merang saja, tetapi juga diterapkan KKP pada wilayah lain, serta teknologi yang dipakai harus lebih ditingkatkan.

Arifin optimis atas apa yang dilakukan oleh Pertamina yang merupakan perusahaan energi nasional dapat menyelesaikan survei dalam 6 bulan, kemudian dapat menggarap blok migas baru dari data seismik selama 6 bulan.

“Saya optimis dan yakin Pertamina mampu melakukan itu semua,” tuturnya.

Potensi Migas Baru

Dharmawan H Samsu (Direktur Hulu Pertamina) mengatakan bahwa, survei seismik 2D merupakan salah satu usaha untuk menemukan potensi migas baru agar dapat meningkatkan produksi migas di Indonesia.

Survei ini dilakukan secara terbuka di laut dari wilayah Bangka hingga Papua sedangkan untuk lintasan survei di mencapai 30 ribu Km. Menurutnya ini merupakan survei terbesar di kawasan Asia Pasifik dan Australia.

“Panjang lintasan mencapai 30 ribu Km, hal ini tentu menjadikan survei 2D terbesar di wilayah Asia Pasifik dan Australia,” tandasnya.