Hingga Oktober 2019 Program Satu Juta Rumah Mencapai 1.04 Juta Unit

www.zehrabilgisayar.net,properti – Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengemukakan bahwa program satu juta rumah telah mencapai program yaitu satu juta rumah hingga akhir oktober 2019 ini.

Pembangunan rumah yang terdata hingga 28 Oktober 2019 telah mencapai angka 1.040.961 yang ada di seluruh Indonesia. Kementrian PUPR berahap untuk seluruh pihak yang berkepentingan di bidang perumahan seperti pemgembang perumahan, perbankan, sektor swasta, pemerintah dan masyarakat terus bersemangat untuk terus mengembaangkan permuhanan yang ada di seluruh Indonesia.

“Alhamduliah karena angka satu juta unit rumah telah mencapai target dan melebihi angka yang diperkirakan. Pengembang yang ikut mewujudkan program dari berbagai asosiasi pengembang rumah dan bank akan terus mewujudkan rumah yang layak huni untuk seluruh lapisan masyarakat.  Ungkap Direktur Jendral Penyediaan perumahan kementrian PUPR, Khalawi Abdul Hamid pada pesan tertulisnya sabtu( 2/11/2019).

Khawali mengungkapkan bahwa program satu juta unit rumah telah seskses dan hingga melewati target, hal ini berkat dukungan dari selruh stakeholder bidang perumahan, yang khususnya dari masyarakat dan sektor swasta. Pencapaian target satu juta rmah ini ialah hasil kerja sama dan saling bahu-membahu antara stakeholder di bidang perumahan. Ungkapnya.

Khawali juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah (pemda) ialah salah satu peran yang aktif dalam pelaksanaan program satu juta rumah ini. Salah satu contoh pembangunan yang dilaksanakan oleh pemda ialah dana Alokasi Khusus (DAK) perumahan maupun alokasi pembangunan perumahan melalui dana APBD yang jumlahnya yang cukup signifikan dalam program satu juta rumah ini.

Berdasarkan data yang tercatat oleh Kementrian PUPR, pembagunan yang telah di selesaikan oleh kementria PUPR berjumlah 189.809 unit, yang terdiri dari 195 unit rumah khusus, rumah swadaya 133,979 unit dan Dana ALokasi khusus (DAK) perumahan 55.635 unit dan lembaga kementrian lainya juga berperan dan dalam program ini dengan membangun 37.582 unit di rumah.

Pemerintah daerah (pemda) tercatat juga berhasil membangun rumah sebanyak 27.558 unit rumah. Hasil pembangunan rumah dari pemda terdiri dari rumah susun sebanyak 384 unit, rumah swadaya berupa pembangunan rumah baru sebanyak 9.309 unit, dan peningkatan kualitas rumah sebanyak 17.865 unit.

Sedangkan pengembang perumahan yang juga berhasil membangun 480.520 unit rumah. Melalui dukungan sektor swasta corporate social responsibility (CSR) total sebanyak 101 unit dan masyarakat yang membangun rumah secara swadaya 6.582 unit. Total pencapaian pembangunan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 742.152 unit rumah.

Adapun pembangunan rumah untuk non-MBR tercatat sebanyak 298.809 unit rumah. Angka capaian pembangunan rumah tersebut terdiri dari pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh pengembang perumahan untuk rumah tapak sebanyak 123.355 unit dan rumah susun sebanyak 171.845 unit. Sementara pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh masyarakat sendiri sebanyak 3.609 unit.

Kementrian PUPR juga sangat optimis untuk menargetkan 1.25 juta unit rumah yang akan selesai pada akhir desember 2019. Memang masih kurang sekitar 200 ribu unit rumah dan hal ini memang tidak mudah, namun Kementrian PUPR sudah mempunyai stock tambahan rumah sebanyak 20 ribu dari KPR Fasilitas Liduiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan pembangunan rumah melalui dana non APBN,