Pemerintah Menjamin Pada Tahun 2019 Ini Akan Menyambungankan Seluruh Trans Papua Yang Kini Tinggal 31,96 Kilometer

www.zehrabilgisayar.net-Properti – Pemerintah menjamin akan segera menyelesaikan tugasnya untuk segera menyambungkan seluruh jalan trans Papua pada 2019 ini. Meskipun gangguan keamanan yang kerap  terjadi hingga menelan korban luka panah pada anggota Balai Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XVII Papua Kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) di Distrik Dekai, kabupaten Yahukimo Papua.

Meskipun sering terjadi terror namun bukan halangan bagi pemerintah untuk tetap menyelesaikan jalan Trans Papua. Namun untuk kepentingan pemulihan pada kedua korban maka proyek tersebut dihentikan sementara, Kepala BBPJN XVIII Papua Osman Marbun memastikan aktivitas pengerjaan jalur trans Papua akan segera di lanjutkan kembali.

Saat ini hanya tersisa 31,96 kilometer saja untuk menyambungkan jalur trans Papua dari total panjang 3.345,40 kilometer, jika jalur 31.96 kilomter sudah selesai semuanya, maka Osman memastikan semua jalur trans papua akan tersambung dengan sempurna. Ucap Osman.

Osman mengatakan lokasi penembakan panah tersebut dan menyederai pegawainya terletak di Dekai-kenyam, yang merupakan Segmen VI dari jaringan jalan Trans-Papua. Pengerjaan jalur trans papua mencakup 8 segmen. Untuk segmen pertama meliputi kawasan Kwatisore-Nabire sepanjang 208,10 kilometer dan  untuk segmen kedua terbentang sepanjang 275,50 kilometer yang meliputi Nabire-Wagate-Enarotali.

Selanjutnya segmen ketiga dari Enarotali-Ilaga-Mulia-Wamane sepanjang 469,48 kilometer, segmen keempat Wamane-Eleum-Jayapura yang terbentang 447,22 kilometer. Kemudian segmen ke lima meliputi Wamena-Habema-Kenyam-Mumugi sepanjang 271,60 kilometer.

Kemudian pada segmen ke enam meliputi Kenyam-Dekai 217,90 kilometer, segmen ke tujuh meliputi Dekai menuju Oksibil sepanjang 231,60 kilometer terakhir segmen ke delapan Dari wagate-Timika sepanjang 224 kilometer.

Untuk pengerjaan jalur trans Papua dilaksanakan selama 4 tahun yang dimulai dari 2016 hingga 2019 akhir yang memiliki total panjang 2.345,40 kilometer yang kini sudah tembus daan terbuka 2.339,90 kilometer atau 63,46 kilometer dan dari total jalan yang tembus 874,45 kilometer yang  saat ini sudah dalam kondisi teraspal dan fungsional.

“Kami menargetkan pada akhir 2019 seluruh jalan trans Papua akan rampung dan tersambung” ucap Osman.