Resiko Beternak Ayam Petelur Untuk Kalangan Pebisnis

www.zehrabilgisayar.net, peternakan – Ternak ayam petelur sudah banyak terjadi saat ini dikarenakan semakin banyaknya permintaan pasar sehingga dijadikan sebagai peluang bisnis bagi sebagian orang apalagi untuk orang memiliki hobi memeliharanya maka akan menjadi kepuasan tersendiri apabila bisnis ini menghasilkan keuntungan.

Bagi yang benar-benar fokus menjalankan bisnis ini maka dapat dikatakan bisnis ternak ayam petelur ini cukup menjanjikan tetapi untuk menjalankan bisnis ini tetap ada resiko tersendiri bagi pemiliknya dan tidak sedikit juga orang yang mengalami kerugian.

Sebelum anda memulai sebuah usaha bisnis ada baiknya anda pelajari dulu resiko yang mungkin terjadi. Pada pembahasan ini kami akan membahas apa saja kemungkinan yang bisa terjadi pada saat anda beternak ayam petelur ini, Berikut penjelasannya:
1. Adanya Kematian Ayam Petelur – Dalam pemeliharaan makhluk hidup tentu resiko kematian selalu ada bahkan dapat dikatakan kematian ayam ini adalah kemungkinan yang paling besar. Maka dari itu sangat diperlukan pengecekan kesehatan secara berkala. Sebelum anda mulai mulai bisnis ini sangat disarankan anda memiliki pengetahuan tentang kesehatan ayam maupun hal yang dapat menyebabkan kematian ini.
2. Pengelolaan Limbah Yang Tidak Benar Dapat Menyebabkan Masalah – Dalam hal ini peternak harus pandai mengelola limbah dengan benar. Sering kali kotoran ayam sendiri dapat membuat perselisihan antar warga yang lokasi rumah tidak jauh dari kandang. Selain baunya kotoran ayam sendiri dapat menjadi penyakit yang berbahaya. Jadi anda harus memilih lokasi yang jauh dari warga sehingga masalah seperti ini tidak muncul.
3. Cuaca yang Tidak Bersahabat – Cuaca yang terbilang ekstrim juga sangat mempengaruhi peternak ayam dikarenakan jika sedang mengalami musim kemarau yang panjang maka harga jagung di pasar dapat dikatakan cukup mahal sehingga hal ini tentu mempengaruhi pendapatan para peternak.
4. Harga Telur Yang Terus Berubah – Harga yang terus berubah tentu membuat para pebisnis sedikit was-was dimana jika harga telur tinggi maka peternak akan mengalami keuntungan yang besar tetapi lain halnya jika harga telur sedang rendah maka kemungkinan untuk merugi tentu tidak dapat dielakkan lagi. Hal ini tidak dapat di antisipasi oleh siapapun karena terkadang kenaikan maupun penurunan harga dapat bersifat sementara dapat juga bersifat lama. Bagi peternak Indonesia sendiri kerugian terbesar dialami pada tahun 2009 sampai dengan awal tahun 2010.
5. Kurang Bersemangat Dalam menjalankan Bisnis Ini – Masalah terkadang terletak pada diri sendiri dimana saat kita menjalankan bisnis ini kita terlihat tidak serius dalam menekuninya atau bahkan terlalu malas dalam melakukan perawatan sehingga perkembangan bisnis ayam telur ini mengalami fluktuasi yang tidak dapat ditentukan atau terkadang mengalami penurunan yang sangat signifikan. Jika sudah bertekad untuk membangun bisnis haruslah tekun dan serius hingga hasil yang didapat memuaskan dan tidak sia-sia.

Inilah resiko dari peternak ayam petelur yang perlu kamu ketahui yang telah kami uraikan dalam beberapa point penting di dalamnya. Sebenarnya bisnis ini cukup menjanjikan untuk kedepannya hanya saja sangat diperlukan ketelatenan serta semangat bagi peternaknya.