Menteri Pertanian Diharapkan Mampu Perbaiki Pendidikan Petani

www.zehrabilgisayar.net, pertanian – Harapan utama dari akademisi dan petani kepada menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo berkaitan langsung dengan regulasi tata kelola produksi dan memberikan bibit unggul secara gratis.

Dekan dari Fakultas Pertanian Universitas NTB, Sudirman berharap SYL dapat melakukan pendataan secara detail persoalan yang terjadi di sektor pertanian.

” Jika sudah diketahui masalahnya, Pak Menteri harus segera memperbaiki dan mencari solusi apa yang kurang. Insya Allah, dengan cara seperti ini maka akan ada peningkatan,” kata Sudirman.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, Luthfi Fatah harap Mentan Syahrul perlahan memperbaiki pendidikan petani.

“Setelah pendidikan, ke depannya juga bisa siapkan konten kewirausahaan untuk perencanaan teknik dalam penyuluhan dan pembinaan para petani,” katanya.

Setelah itu, kehadiran Mentan Syahrul juga diharapkan mampu menerapkan subsidi output dan mengurangi subsidi input. Selanjutnya pemerintah dapat melengkapo kekurangan yang ada saat ini dengan kelebihan yang dimiliki petani.

“Jangan lupa, kita perlu kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di setiap provinsi, agar dapat memperbaiki pendidikan petani kita. Yang artinya setiap perguruan tinggi yang terseleksi harus dapat diberi jatah untuk mendidik para petani dengan beasiswa kementan,” Katanya.

Harapan Petani

Seorang petani jagung di Lamongan, Jawa timur Nuril Huda sangat berharap Mentan SYL dapat mengawal segala bantuan yang diberikan. Langkah ini sangat perlu dilakukan untuk meminimalisir tentang segala kemungkinan adanya penyalahgunaan.

“Bantuan jangan hanya sekali dua kali tapi harus berlanjut pada setiap musim cocok tanam. Kemudian harus memberi jaminan tentang persoalan harga produksi. Kami sangat berharap petani dimakmurkan jadi bantuan dari pemerintah benar-benar dirasakan”jelasnya.

Satu suara dengan Nuril, Petani muda asal Bandung, Ulus Pirmawan juga berharap Pertanian dibawah pimpinan Syahrul bisa menyatuhkan visi dengan Kementan lain dalam rangka mewujudkan Kesejahteraan petani.

“Saya lihat Mentan SYL sudah bersilahturami dengan kementerian lain. Itu Langkah yang sangat bagus karena selama ini kami sangat mengharapkan membuka akses produksi dan pasar,”katanya.

Menurut Ulus, jika kekompakan sudah terjalin maka bukan hal yang mustahil apabila pertanian Indonesia kembali berjaya. Karena itu, itikad baik dari Mentan harus untuk memperbaiki data harus didukung oleh semua pihak.

“Langkah awal adalah data, tapi kedepannya data yang telah dipegang harus bisa berbuah manis pada kinerja dan program yang dikeluarkan oleh Kementan,” tandasnya.