Cara Budidaya Jeruk Bali

www.zehrabilgisayar.net, pertanian – Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan buah jeruk bali. Jeruk ini tergolong lebih besar daripada jeruk biasanya. Dari segi ukurannya buah ini memiliki banyak penggemar di Indonesia bahkan beberapa negara lainnya, seperti Thailand, Bangladesh, China dan Filipina.

Peminat yang semakin tinggi membuat semua orang kian tertarik untuk membudidayakan buah jeruk bali ini. Selain rasa yang manis dan nikmat, hasil penjualannya bisa mencapai ratusan juta per hektarnya. Tertarik untuk membudidayakannya? Simak beberapa cara dibawah ini untuk budidayakan buah ini.

1. Persiapan Lahan

Seperti hal nya tanaman lain untuk menanam jeruk bali juga dibutuhkan lahan yang subur dan gembur. Untuk menanam bibit jeruk bali terlebih dahulu kalian harus mencangkuli lahan dan mencampurnya dengan pupuk.

Kalian harus menyediakan tanah sebesar 7×8 meter untuk setiap bibitnya. Hal ini dikarenakan saat bibit buah bali membesar, ketinggian bisa mencapai 5 meter. Tentunya dengan ketinggian yang sebesar itu, ranting akan menjadi rimbun dan menutupi cahaya matahari yang dibutuhkan oleh jeruk ini. Maka dari itu sangat dibutuhkan petakan tanah yang tepat agar arah mata angin tepat untuk menumbuhkan pohon jeruk bali ini. Dari arah angin timur ke barat merupakan arah mata angin yang tepat bagi pohon jeruk bali agar tercukupi sinar matahari.

2. Pembibitan Buah Jeruk Bali

Setelah kalian menyiapkan lahan kali ini giliran kalian menyediakan bibit buah jeruk bali yang unggul. Bibit yang baik akan menghasilkan buah dan hasil yang maksimal. Pembibitan buah jeruk bali ini bukan dilakukan dengan cara metode biji melainkan dengan cara cangkok.

Ciri bibit yang bagus adalah memiliki batang yang lurus dari atas ke bawah serta diameter batang 2-3 cm.

3. Penanaman Buah Jeruk Bali

Setelah kalian mendapatkan bibit yang unggul, kini saatnya untuk mulai bercocok tanam dengan bibit tersebut menggunakan cara yang tepat. Tanamlah masing-masing bibit dipetakan yang sudah disediakan. Jeruk bali ini bisa kapan saja kalian tanam tanpa harus mengenal waktu yang tepat. Tanaman ini bisa kalian tanam kapan saja karena tanaman ini bisa tumbuh di musim kering maupun musim hujan asalkan syarat tumbuhnya tepat dan terpenuhi.

4. Pemupukan

Pemupukan dapat dilakukan 3 x dalam setahun. Pemupukan pertama dapat kalian lakukan dengan menggunakan pupuk kandang antara bulan Juli-Agustus dan pemupukan tahap kedua bisa kalian lakukan dengan pupuk NPK pada bulan Oktober-November. Penyiraman dapat dilakukan pada musim kering agar pohon jeruk bali tidak kekurangan air. Perawatan lain yang bisa dilakukan adalah dengan cara pencabutan rumput liar, pengusiran hama dan ulat pada pemanenan musim pertama.

5. Pemanenan

Pemanenan bisa dilakukan pada tahun ke-3, sebelum tahun ini memang buah jeruk telah tumbuh namun kalian harus memperhatikan aspek yang lebih utama di masa yang akan datang yaitu pembatasan buah dan ranting agar buah dapat tumbuh maksimal di tahun berikutnya. Semakin tua umur pohon semakin banyak pula buah yang akan dihasilkan.