Cuaca Yang Terus Berubah Menjadi Tantangan Pembangunan Jalan

www.zehrabilgisayar.net, properti – John Wempi Wetipo selaku wakil menteri PUPR menyatakan bahwa cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri untuk pembangunan jalan yang kini tengah di rencanakan oleh pemerintah. Dalam menjawab tantangan tersebut kementrian PUPR telah memperkuat tenaga sumber daya manusia sebagai sebuah langkah agar pembangunan jalan baru yang telah direncanakan pemerintah dapat berjalan dengan sangat baik.

“Kita harapkan semua tim SDM solid sehingga kedepannya semakin baik dalam pemetaan supaya tidak ada lagi terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata dia di Konferensi Nasional Teknik Jalan ke-10.

Wempi menyampaikan, berdasarkan rencana jangka panjang yang sudah dibuat Kementrian PUPR 2030 dalam 5 tahun kedepan, pemerintah akan membangun 2.500 jalan baru, 60 ribu meter jembatan/flyover baru dan 1.500 km jalan tol. Semua pembangunan tersebut akan difokuskan untuk mendukung kawasan industri, perkotaan baru, tempat wisata dan kawasan tertinggal.

Taufik Widjoyono yang merupakan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia mengatakan bahwa cuaca yang tidak menentu merupakan salah satu dari 5 tantangan pembangunan jalan. Ia menyampaikan beberapa tantangan lainnya, seperti mobilitas dan menejemen kendala akses.

“Terkait dengan keselamatan yang ada tentunya fungsi jalan memerlukan inovasi. Hal tersebut menimbulkan biaya yang tidak murah, perubahan iklim dan bencana. Kita harus membuat ketahanan jalan terhadap bencana,” tandasnya.