Limbah Serpihan Kaca Ini Berhasil Disulap Dan Tembus Kepasar Ekspor

zehrabilgisayar.net, Properti – Kerajinan mozaik seni dari daur ulang limbah kaca yang dikembangkan oleh Suyanto, salah seorang warga Dusun Semoyan, singosaren, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mampu menembus pasar ekspor ke berbagai Negara timur tengah dan asia.

Menurut Suyanto, bisnis dari daur ulang limbah kaca ini telah menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan dan tidak membutuhkan modal yang besar.

Suyanto mengatakan bahwa limbah kaca berbagai ukuran yang diambilnya itu dari toko kaca, toko barang bekas, dan tempat sampah dia potong – potong untuk membentuk suatu pula ukiran karya seni yang sangat indah.

Suyanto juga mengatakan bahwa gabungan dari serpihan kaca ini dikreasikan dalam bentuk mirror, vas bunga, kap lampu, jam dinding, kaligrafi, kotak tissiu, dan masih banyak lagi pola yang unik dan bagus untuk dijadikan bahan kreasi untuk di ekspor.

“ kita sudah melihat bahwa limbah kaca kan bahan organic yang sudah pasti tidak akan bisa membusuk, jadi kita berinovasi, membuat produk yang bisa bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi yang lumayan tinggi dan banyak fungsinya” ujar Suyanto.

Dia juga menambahkan suatu usaha yang dirintisnya itu sejak tahun 2010 ini terus mengalami permintaan dari tahun ke tahun dengan harga mulai dari RP.10.000 hingga belasan juta rupiah tergantung dari ukuran dan tingkat kesulitan.

“Dalam proses pembuatannya memang dibutuhkan ketelitian dan konsentrasi sendiri. Untuk menyelesaikan beberapa karya seni dari limbah kaca biasanya membutuhkan waktu paling minimal 3 hari. Dengan dibantu seorang istri, setiap bulan rata- rata ada 15 karya yang pastinya mampu dipasarkan. Omset dari penghasilan rata – rata bisa mencapai RP.15.000.000 hingga RP.20.000.000 perbulannya” ujar Suyanto.