Kemendag Ubah Harga Acuan Ayam

Zehrabilgisayar.net, Peternakan – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menekankan bahwa pihaknya akan terus mengkaji penetapan harga referensi ayam sehingga tidak menjadi beban, baik bagi peternak maupun konsumen. Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan, Karyanto Suprih, mengatakan bahwa harga referensi diputuskan bersama dan dengan kontribusi beberapa pihak.

“Kami akan terus mempelajari apakah itu sesuai atau tidak, karena harga referensi juga ditentukan berdasarkan data input, bukan milik kami. Kami berbicara dengan para pelaku bisnis dengan tepat seberapa tepat. Kami menghitung bersama secara rinci,” Karyanto menjelaskan dalam Hotel Mandarin Oriental di Jakarta pada Rabu (26/6/2019).

Untuk mengetahui harga referensi diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 96 tahun 2018. Di mana surat itu didistribusikan dalam 3 minggu terakhir sebelum harga ayam jatuh. Tepatnya melalui Surat Direktur Jenderal PDN No. 130 / PDN / SD / 5/2019.

Surat itu menyatakan bahwa harga pembelian telur broiler dan telur broiler di tingkat peternak untuk periode Januari-Maret 2019 ditetapkan pada Rp.20 ribu per kilogram untuk batas bawah dan Rp.22 ribu per kilogram untuk batas atas.

Karyanto Suprih juga meminta pelaku pasar untuk mematuhi referensi harga ayam yang telah ditetapkan. “Pertama, tentu saja, kami akan tetap berpegang pada bagaimana harga referensi. Kami akan berbicara dengan sektor hulu, tolong jangan memasok itu terlalu besar. Pertama, Anda harus menghentikannya sehingga tidak kelebihan pasokan,” tambahnya.