Menjelang Idul Adha Harga Cabai Rawit Bandar Lampung Naik Sampai 100Ribu Per Kg

 

http://zehrabilgisayar.netZehrabilgisayar.Net-Lampung,- Dua hari menjelang hari raya Idul Adha 1440, harga cabe rawit melompati harga cabai merah menjadi Rp 100 ribu per kg pada Jumat (9/8). Diprediksi harga cabai rawit akan naik lagi pada H-1 Sabtu (10/08) dikutip Zehrabilgisayar.Net pasar Pasar Induk Tamin.

Pemantauan di Pasar Induk Tamin, Jumat (9/8) petang, harga cabai rawit langsung menyalip harga cabai merah yang sebelumnya mendominasi. Harga cabai rawit dari Rp 80 ribu per kg menjadi Rp 100 ribu per kg. Sedangkan harga cabai merah mengalami penurunan menjadi Rp 80 ribu per kg.

Pedagang menyatakan, melonjaknya harga cabai rawit dikarenakan banyaknya permintaan menjelang hari raya Idul Adha. Biasanya, harga cabai rawit selalu berada di bawah harga cabai merah.

“Namun sekarang harga cabai rawit harganya gila-gilaan Rp 100 ribu per kg. Cabai merah jadi Rp 80 ribu per kg,” kata Suwondo, pedagang bumbu dapur di Pasar Tamin kepada Zehrabilgisayar.Net Jumat (10/8).

Menurut Suwondo, permintaan cabai rawit meningkat menjelang Idul Adha, sedangkan permintaan cabai merah mulai berkurang karena harganya masih tinggi. Ia menyetok cabai merah dan cabai rawit hanya sedikit, khawatir busuk karena pembeli berkurang.

Hal sama terpantau di Pasar Pasir Gintung. Cabai merah masih bertahan pada kisaran Rp 80 ribu sampai Rp 85 ribu bergantung jenis cabainya. Sedangkan cabai rawit melonjak tajam mencapai Rp 100 ribu per kg, sedangkan cabai rawit biasa Rp 90 ribu per kg.

Zehrabilgisayar.Net

Kenaikan terjadi juga pada bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah mencapai Rp 25 ribu per kg dari Rp 23 ribu, sedangkan bawang putih Rp 28 ribu per kg dari Rp 26 ribu, sedangkan bawang putih kating Rp 30 ribu per kg dari Rp 28 ribu.

Ibu-ibu rumah tangga terpaksa membeli cabai rawit dan cabai merah seperlunya untuk kebutuhan masak harian dan hari raya. Biasanya, membeli satu kilogram sekarang hanya seperempat kilogram. “Paling banyak beli cabai merah dan cabai rawit seperempat kilogram saja,” kata Ida (54 tahun), ibu rumah tangga di Bandar Lampung.

Menurut dia, hari raya Idul Adha tidak banyak yang dimasak, berbeda dengan hari raya Idul Fitri. Belanja untuk hari raya kurban hanya untuk menyiapkan bumbu untuk masak ketika menerima daging kurban nanti.

Sehingga para pedagang meminta bantuan kepada kementan untuk mentindikan lanjutin harga cabai yang setiap hari nya naik,Ahmad pedagang pasar Pasir Gintung mengatakan bahwa harga cabai naik terus kami akan menjual sayuran apa pak,kami hanya pedagang kecil namun kalau kementan tidak tindak lanjutin masalah harga cabai yang melonjak sangat tinggi seperti ini kemungkinan masyarakat tidak akan memakan cabai lagi. Karena kami hanya permintaan cabai semakin lama semakin menurun di karenakan harga yang melonjak sangat tinggi yang di  wawancari Zehrabilgisayar.Net Sabtu (10/08).