Program Kementrian Pertanian Menekan Inflasi dan Stabilkan Harga Pangan

zehrabilgisayar.net – Pemerintah berupaya untuk meningkatkan ketersediaan pangan, Upaya dilakukan pemerintah berupa program dan trobosan yang dikeluarkan oleh Kementrian Pertanian seperti menggencarkan program Upaya khusus produksi padi, jagung, kedelai dan hortikultura.

Selain Program pertanian tersebut, Kementan juga memiliki program SIWAB (Sapi Indukan Wajib Bunting) pada sektor peternakan. Hal ini diperkirakan akan mampu meningkatkan produksi pertanian secara signifikan dan menyediakan ketersediaan pangan.

Sejauh yang diterapkan kedua program tersebut terbukti secara nyata mampu menambah ketersediaan pangan secara nasional. Selain itu, program ini juga membuat harga lebih stabil serta menekan inflasi bahan pangan secara signifikan.

Inflasi makanan dalam 1 dasawarsa belakangan ini memang sangat tinggi. Namun secara perlahan inflasi mengalami penurunan. Dimana pada Tahun 2017. Inflasi bahan makanan turun sampai 1,26 persen yang berarti sudah masuk dalam level rendah dimana patokan inflasi umum adalah 3,61 persen.

Menurut Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kementrian Pertanian, Ketut Kariyasa menyatakan bahwa Inflasi 2017 merupakan Inflasi yang paling rendah yang pernah terjadi dalam sejarah Indonesia. Faktor Positif ini terus berlanjut, di tahun 2018 hingga awal tahun 2019, bahan pangan telah mengalami deflasi -1,11 (Februari),  dan -1,01 (Maret).

Terkait hal ini, ketua DPR Bambang Soesatyo mendukung secara penuh semua program yang sedang berjalan di Kementrian Pertanian. Menurut beliau, Program yang saat ini berjalan, sudah terbukti memberikan manfaat positif kepada masyarakat dan ekonomi negara. Capaian ini harus diapresiasikan mengingat kerja Kementrian Pertanian sudah sesuai target dalam merealisasikan kedaulatan pangan.